Rossi Meminta Yamaha Gerak Cepat perbaiki, Alasannya di kejar Umur nih!!

Memang repot kalau sudah berumur dan mengincar juara dunia namun belum juga di dapat… Setelah finish kelima di motogp spanyol kemarin, ternyata Valentino Rossi melontarkankritik keras ke Yamaha terkait lambatnya Yamaha dalam memperbaiki masalah utama yang sudah di ketahui namun mereka lambat bergerak.. waah di kejar kejar umur nih ya??

Valentino ossi mengaku memang dirinya tidak marah namun dia tidak sabar karena usianya yang terus bertambah dan tidak muda lagi

“Saya sudah mengatakan sejak lama. Masalahnya jelas, tapi kami (Yamaha) terlihat lambat bereaksi dan ini membuat saya frustrasi.”

Pernyataan keras ini di layangkan Valentino Rossi setelah dia finish kelima di motogp Jerez Spanyol, memang finish kelima tidak bisa di anggap buruk akan tetapi dia meraihnya karena setelah tiga pembalap di depannya ada yang mengalami crash yaitu dani pedrosa, dovizioso dan lorenzo

Sejak start sampai finis Rossi, juga Maverick Vinales, tak bisa bersaing dengan baris depan. Ketika posisi satu sampai empat miliki Honda dan Ducati.

Baca : Video Full Race Motogp Jerez 2018, bagi yang belum lihat monggo

“Dengan hormat, saya berbicara banyak dan mengatakan sesuatu dengan keras (usai balapan di Jerez). Tapi jika Anda ada di sana, saya mengatakannya dengan tenang, saya tidak marah. Karena saya menjelaskan kepada Anda (media) sebuah situasi yang sudah saya ketahui selama berbulan-bulan,” terang Rossi dikutip dari Crash.net

Jelas Kekecewaan ini dilontarkan pada Yamaha bukan berarti Rossi tak nyaman lagi bekerjasama dengan pabrikan asal Jepang itu, Namun Rossi mendorong Yamaha untuk bergerak cepat memperbaiki motor karena dirinya tak punya waktu banyak. alias wes tuwo masbro.. sebentar lagi pensiun kalau gak juara dunia kan gak manis nanti pensiun nya.

“Saya senang bekerjasama dengan Yamaha. Saya mempercayai Yamaha. Ini adalah periode yang sulit dan saya harap dengan mengatakan hal ini pada mereka, membuat mereka termotivasi.”

“Saya sepakat (kalau saya mulai kehabisan waktu) untuk memenangi gelar juara dunia ke-10. Saya lebih terburu-buru dibanding Yamaha. Karena Yamaha mungkin masih akan membalap sampai 100 tahun lagi, dan saya tahu saya tak punya banyak waktu. Jadi saya mencoba mendorong mereka untuk memangkas waktu,” ungkap The Doctor.

Artikel Terpopuler < a

About Motoblast 7299 Articles
Matursuwun sudah mengunjungi blog kecil ini, jangan lupa tetap pantengin motoblast untuk mendapatkan info terbaru dan modifikasi terbaru motor favorit masbro..ojo lali komen dan selalu klik motoblast.org - Komen gratis lek...!!

1 Comment

  1. Meskipun mbah naik rcv 2018 belum tentu dapat juara dunia ke 10 nya. Jalan menuju juara dunia ga bakal mulus, banyak rider lain yg lebih berpeluang.

Leave a Reply