sirkuit

Halo mas dap…Rencana pembangunan sirkuit F1di bali yang di lontarkan Menpora Roy Suryo, di nilai tidak mendesak sekaligus tidak fungsional. Hal ini berkaca dari pembangunan sirkuit sentul di jakarta yang hampir tidak ada event internasional dan tidak juga melahirkan pembalap kelas dunia.

“Kalau saya bilang, Bali tidak membutuhkan sirkuit, kenapa? karena sirkuit itu kegiatannya tidak di lakukan terus menerus dan memakan banyak lahan, jadi mau di taruh dimana?” ujar ketua forum peduli bali dwipa I Gede bangun Nusantara di denpasar , Jumat kemaren.

Emang benar mas dap.. bali lebih membutuhkan pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan, salahsatunya di denpasar selatan ke wilayah lainya, seperti jembrana, buleleng, dan klungkung.

menurut Pak Gede bangun Nusantara ini juga, bahwa pembangunan sirkuit kalopun di bangun harus di bangun di daerah selain denpasar selatan, itu karena agar merata pembangunannya dan tidak bertumpu pada denpasar selatan saja. dan lebih menyarankan untuk pembangunan sarana olahraga lainya seperti sepak bola dll. apalagi belum banyak pembalap mobil di bali yang go internasional.

Ini semua demi pemerataan pembangunan.. yo wes lah.. daripada bingung mikirin pembangunan sirkuit yang msih wacana..mending urusin yang lainya aja deh..

itulah mas dap… banyak yang masih melihat bahwa wacana pembangunan sirkuit ini seperti prematur, dan syarat akan wadah korupsi.. apalagi pembangunan sirkuit gini pasti butuh banyak biaya…seperti yang kita melihat contoh dari kasus hambalang dll..

intinya kalo semua jujur..pasti mau mau saja, dan pemerataan pembangunan juga kudu di perhatikan..ya semoga kita berharap yang baik baik aja deh mas dap..

semoga bermanfaat..

Leave a Reply