Bos MotoGP Ducati, Luigi Dall’Igna mengatakan, pihaknya dapat melancarkan protes resmi terhadap winglet aero di motor Honda, karena mereka meyakini hal itu “berbahaya”, dan juga bagian aerodinamis yang berpotensi bisa bergerak.

Winglet swingarm belakang Ducati adalah point utama dari protes resmi yang dibuat oleh Aprilia, Honda, KTM dan Suzuki setelah kemenangan Qatar Grand Prix-nya, dengan kasus ini sekarang sedang diperiksa di Pengadilan Banding setelah awalnya ditolak oleh Race Direction .

Keputusan dari banding akan diputuskan sebelum Grand Prix Argentina, Walaupun bos Ducati Dall’Igna bersikeras bahwa Wing aero swingarm Ducati adalah legal.

Berbicara kepada Sky Sports Italia, Dall’Igna mengatakan bahwa pertanyaan Honda tentang peraturan aero saat ini berarti Ducati sekarang dapat berusaha untuk mengambil tindakan terhadap sayap HRC karena merasa hal itu juga melanggar peraturan – meskipun dinyatakan sah oleh direktur teknis Danny Aldridge sebelum perlombaan Qatar .

“Saya cukup terkejut, terutama dari perilaku Honda, yang merupakan salah satu protagonis kejuaraan sejak awal, itu adalah salah satu anggota pendiri MotoGP bersama dengan Ducati dan Yamaha,” kata Dall’Igna.

“Sampai sekarang, semua perselisihan teknis telah diselesaikan baik di dalam MSMA [Asosiasi Produsen] atau dengan berdiskusi dengan direktur teknis, selalu menemukan jawaban untuk semua pertanyaan yang diajukan berbagai pesaing di atas meja.

“Fakta bahwa Honda telah mempertanyakan pilihan direktur teknis menempatkan kami dalam posisi untuk bertanya pada diri sendiri apakah kami harus membuat komplain yang mungkin terhadap Honda atas sayapnya, yang kami anggap berbahaya.

“Basis mereka sedikit, bisa juga mengalami deformasi yang signifikan. Itu akan terjadi karena beban mereka ditempatkan di bawah, dan karena itu dapat dianggap sebagai pelengkap aerodinamis bergerak.

“Kami tidak pernah mempertimbangkan mereka, tetapi jika Honda telah mempertanyakan karya Danny Aldridge, ini memungkinkan kami untuk memikirkan kemungkinan keluhan terhadap Honda di balapan berikutnya.”

Andrea Dovizioso mengalahkan Marc Marquez dari Honda dengan 0,023 detik di Grand Prix Qatar dengan sangat mendebarkan. Kini Hasilnya di pertanyakan  sementara proses banding sedang berlangsung.

Awal pekan ini, CEO Aprilia Massimo Rivola mengungkapkan perusahaan Noale telah diberitahu oleh Aldridge bahwa penggunaan spoiler belakang gaya Ducati pada swingarm hanya akan diizinkan dalam kondisi basah dengan alasan keamanan.

T E R P O P U L E R