Kebijakan baru Youtube membuat para Youtuber kecil semakin sulit di terima adsense Youtube, waah sulit dapat dollar nih broh

Motoblast.org – Halo mas dab… sebagai blogger yang juga nyambi sedikit sedikit mengunggah video di channel youtube yang motoblast buatkan channelnya di http://www.youtube.com/c/MotoblastBlog/ pastinya tidak menutup mata mengharapkan mendapatkan pundi pundi dollar dari setiap view yang motoblast unggah, dan ternyata per hari ini motoblast mendapatkan notifikasi dari youtube yang masuk ke email tentang kebijakan baru nya yang ternyata sangat sangat berubah dan membuat motoblast atau youtuber atau vlogger yang awal awal merintis menjadi semakin susah mendapatkan persetujuan untuk bergabung dengan adsense youtube untuk mendapatkan dollar penghasilan dari video yang di unggah.

sebagai informasi bahwa setiap beberapa view video yang kita unggah bisa mendapatkan pundi pundi dollar dengan cara mendaftarkan dahulu ke youtube adsense, maka ketika mendaftar menjadi adsense youtube, pihak youtube akan mereview video kita dan juga melihat berapa view yang di dapat sebelum akhirnya di terima untuk monetize video video yang kita unggah. Naah persyaratan untuk ikut gabung menjadi adsense youtube untuk monetize ini berbeda dari jaman dahulu motoblast mendaftar,

baca : Mark Zuckerberg Merugi $3,3 Milyar , Saham Turun akibat perubahan algoritma iklan di Facebook

Kalau dulu motoblast gampang mendapatkan approve dan bisa monetize, kini pihak youtube meningkatkan persyaratan untuk bisa di terima adsense youtube untuk monetize. naaah perhari ini motoblast mendapatkan emailnya dengan notifikasi sebagai berikut :

MOTOBLAST,
Today we are announcing changes to the YouTube Partner Program (YPP). While our goal remains to keep the YPP open to as many channels as possible, we recognize we need more safeguards in place to protect creator revenue across the YouTube ecosystem.

What’s Changing
Under the new eligibility requirements announced today, your YouTube channel, MOTOBLAST, is no longer eligible for monetization because it doesn’t meet the new threshold of 4,000 hours of watchtime within the past 12 months and 1,000 subscribers. As a result, your channel will lose access to all monetization tools and features associated with the YouTube Partner Program on February 20, 2018 unless you surpass this threshold in the next 30 days. Accordingly, this email serves as 30 days notice that your YouTube Partner Program terms are terminated.
One of YouTube’s core values is to provide anyone the opportunity to earn money from a thriving channel. Creators who haven’t yet reached this new threshold can continue to benefit from our Creator Academy, our Help Center, and all the resources on the Creator Site to grow their channels. Once your channel reaches the new threshold, it will be reviewed to make sure it adheres to our policies and guidelines, and if so, monetization will be re-enabled.

The YouTube Team

Yup… jadi intinya sekarang channel motoblast sudah tidak ikut dalam adsense youtube untuk monetize.. hahaha maklum bro channel motoblast sepi view, hanya 50 an view per video, pantas saja kena tendang kebijakan baru di youtube, channel motoblast tidak sampai 1000 subscriber, dan juga tidak lebih dari 4000 jam dalam 12 bulan.

intinya persyaratan gabung adsense youtube monetize maka channel masbro harus

  • 4000 jam tayangan dan 1000 subscriber dalam 12 bulan alias setahun.

Maka jika tidak memenuhi, alhasil tidak akan di terima atau yang sebelumnya di terima bisa di depak alias di tendang… seperti channel motoblast, hahaha… dan kebijakan ini berlaku februari 20, 2018.

pastinya ini berita buruk bagi youtuber yang ber view kecil yang ingin mendapatkan pundi pundi penghasilan dari videonya..

kalau sampean lihat channel motoblast memang minim view , dan itu wajar saja.. so.. jika masbro ingin menjadi youtuber dan vlogger yang ingin mendapatkan penghasilan dollar dari youtube, maka berpikir dua kali lipat nih masbro karena persyaratan di atas mungkin sangat berat juga bagi motoblast,..

disini youtuber dan vlogger di tuntut untuk kreatif bagaimana caranya agar bisa mendapatkan viewer yang buanyak bin melimpah.

baca : Periset menemukan Malware Porno pada Game anak di Google Play! waahh hati hati bro

Contohnya seorang Anurag shanker seorang komposer dan produse musik berbasis di mumbai di india yang mengelola beberapa channel youtube menjelaskan bahwa persyaratan baru ini seperti tantangan yang sulit bagi youtuber pendatang baru dan juga di masa yang akan datang.

Sebelumnya mungkin untuk mendapatkan penghasilan mungkin cukup untuk biaya membuat video yang memang membutuhkan biaya seperti harus punya camera, action camera, kemudian PC dan juga perlu perlengkapan lengkap saat membuat video, belum lagi mengeditnya di PC yang spesifikasinya harus tinggi karena untuk membuat editan video butuh software ber spesifikasi tinggi, paling tidak RAM harus 8 Gb dan VGA 2GB belum lagi membutuhkan penyimpanan data yang besar, hardisk tidak cukup kalau hanya 500GB, paling tidak bisa sampai 5TB dan kalau bagus ya bisa sampai 60TBdan itu sangat cepat habisnya datanya karena penyimpanan file mentahanya sangat besar, belum lagi mengeditnya sangat butuh spesifikasi komputer tinggi, belum lagi kalau komputernya lagi error atau rusak atau malah mbeledos saat proses rendering. naah loh…

Waktu juga pastinya sangat menguras waktu, serta tenaga, otak.. ini membuktikan bahwa menjadi youtuber, atau vlogger membutuhkan biaya yang besar, kalau adsense monetize youtube ketat, alhasil bukan untung malah tambah buntung… hehe

Kalau masbro adalah orang tua yang suka membuka video anak anak yang bisa di lihat, seperti video anak anak mainan motor, tayo bus, serta lagu lagu baby finger, horror baby finger, video pembuatan untuk pengenalan warna dan berhitung, mereka banyak merugi katanya…

ada juga kasus di bahwa youtube banyak menampilkan video kekerasan di vide kartun anak anak tercinta, makanya membuat youtube kehilangan jutaan dollar karena banyak channel anak anak ini memblokir iklan youtube, jadi mereka tidak mau menayangkan iklan , alhasil youtube merugi jutaan dollar, karena konten iklan ini rasis, homofobia pada klik video anak anak.

mungkin karena inilah sang youtuber membuat kebijakan baru yang semakin menyulitkan youtuber baru. hahaha.

sepertinya kebijakan Youtube ini tidak bisa memperbaiki masalah yang ada pada youtube soal iklan tayangan yang melanggar usia seperti kontent iklan rasis, kekerasan dan pedofil… kita tahu bahwa youtube sekarang ini sangat mengalahkan TV karena youtube di tonton jutaan jam dan di upload video baru setiap menitnya.

Februari lalu, penyalur Swedia PewDiePie memiliki lebih dari 53 juta pelanggan saat dia menerbitkan sebuah video yang menunjukkan dua pria bertelanjang tangan menertawakan saat mereka mengangkat sebuah spanduk bertuliskan, “Death to All Jews.” Tahun ini, Logan Paul, seorang YouTuber yang populer dengan pemirsa yang lebih muda , mempublikasikan sebuah klip dengan kamera yang dilatih di tubuh korban bunuh diri di Jepang. Dalam kasus tersebut, pembuat konten yang menurunkan video, bukan YouTube. Dan perusahaan juga tidak melakukan demonetisasi atau melarang DaddyOFive, saluran yang sering merekam dan menerbitkan video yang menggambarkan tindakan pelecehan kepada anak.

Pada akhirnya, langkah ini dapat membantu YouTube terhindar dari kecaman karena iklannya berjalan di atas video dari aktor jahat – namun juga menyakiti komunitasnya para youtuber dan vlogger dan tidak mengatasi masalah sebenarnya seputar platform terbuka ke semua channel di semua kalangan tak peduli untuk kalangan anak anak atau dewasa. youtube perlu kembali  meneliti untuk mengetahui cara cerdas untuk mengidentifikasi dan menangani konten yang bermasalah.

Naah intinya, masbro harus kreatif lagi untuk mendapatkan viewer yang banyak agar di terima adsense youtube atau harus mempersiapkan subscriber dan tayangan seperti syarat diatas untuk bisa di approve monetize sebuah video.

semoga bermanfaat. < a