YAMAHA_R25189

Halo mas dab..banyak yang mungkin bertanya tanya dan banyak yang menyangsikan suspensi belakang yamaha R25 yang tidak pakai Link seperti motorsport lainya..apakah akan enak jadinya jika tidak pakai link? ternyata ada yang tidak kita tahu mas dab..ada teknologi di dalam shock belakang yamaha R25 ini yang membuatnya tidak perlu memakai link..monggo di teruskan

Sangat beda dengan produk yamaha lainya yaitu Vixion, R15, scorpio z yang memakai monosok link monocross khas yamaha, sedangkan yamaha R25 tidak memakai itu padahal kompetitornya seperti ninja 250FI dan honda cbr250 telah menganut Pro-link.

Ternyata keraguan banyak orang itu udah di jawab oleh pihak YIMM bahwa Yamaha R25 tidak perlu pakai link, karena mereka menganggap bahwa insinyur yamaha berpikir selangkah lebih maju dengan mengembangkan suspensi monosok khusus bagi yamaha R25, apa itu? bahwa monosok yamaha R25 mengusung model baru yang di sebut sebagai DOuble Tube Shock yang artinya bahwa suspensinya memiliki tabung ganda yang bisa meredam goncangan ketika di pakai di kondisi jalanan dengan lebih baik dan juga memberi jarak travel paling besar di sesama kelas motor 250cc. maka dari itu link monocross udah tidak di perlukan..

YAMAHA_R25199

Tanpa Link itu juga memberi keuntungan, salah satunya adalah kemudahan dalam perawatan dan mengurangi bobot motor sehinga jadi lebih ringan.

Perlu kita tahu bahwa swing arm R25 sepanjang 573 mm, daya travel monosok R25 mencapai 125 mm, jauh lebih besar di bandingkan yang memakai link monocross seperti vixion yang punya jarak travel 104 mm dan yamaha R15 hanya 105 mm.naah sekarang udah jelas toh..kenapa yamaha R25 gak pake link monocross..

yamaha R25 juga memakai long asymmetric swing arm dan footstep bertapak lebar, shock depan nya 41 mm seperti byson, terlihat sangat kekar ketika nempol di yamaha R25, kemudian di dukung dengan velg 1,75 x 17 untuk depan dan di labur dengan ban ukuran 110/70 – 17 , sedangkan velg belakang berukuran 4.00×17 dengan di labur ban berukuran 140/70 – 17

YAMAHA_R25shock

last…semua udah di perhitungkan oleh yimm, jadi jelas sudah bahwa tidak memakai link monocross bukanlah downgrade atau memangkas kualitas shock belakang, namun malah suatu inovasi baru yang malah banyak kegunaanya..hanya saja kita tidak siap dengan teknologi ini yang dianggap baru melihat kebiasaan motorsport semua kebanyakan udah pake pro-link

gimana menurut mas dab ? monggo share dan komen nya..merdekaa

Leave a Reply